Langsung ke konten utama
Di masa depan tak ada yang dapat memprediksi
Tak ada yang tau
Tak ada yang akan menjamin
Karena tak semua do'a yang akan terkabulkan
Mungkin saja diganti dengan yang lain
Mungkin saja dikabulkan diwaktu yang tepat
Namun, yang ada hanya harapan yang selalu disebut di dalam do'a
Mungkin saat ini memang hanya ada harapan
Segelintir usaha dan seuntai do'a
Tanpa lelah masih kalimat itu yang senantiasa terucap
Keinginan yang semakin hari semakin ingin
Mimpi-mimpi itu masih tetap hadir saat melihat matahari masih tetap bersinar
Matahari memberi semangat, bahwa ia masih menemani
Masih ingin bersama walapun sampai senja
Ketika menatap langit, seraya selalu berkata dalam hati
Wujudkanlah mimpi ini Ya Rabb
Hanya Engkau yang Maha Pengasih yang akan mengabulkan untaian do'a
Berharap harapan menjadi kisah bahagia
Segala harapan ini semoga selalu mendekatkan diri kepadaMu
Semoga tak menjadi perbuatan dan usaha yang sia-sia
Bersungguh dalam setiap langkah hanya untuk mendapatkan ridha-Mu dan takut akan siksaan-Mu.


#MenulisBukuBareng #siapberkarya #moveup #MBB1

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika orang lupa kapan dia harus Ber-TerimaKasih

Mungkin sebagian atau kebanyakan orang nggak peka dengan ucapan TERIMA KASIH. Ya, mungkin bukan orang lain aja, termasuk gue juga pernah nggak acuh dengan ucapan itu. Ketika orang lain lupa kapan dia harus berteimakasih, gue mikirnya gimana ya. Heran aja sama orang yang di lupa kapan dia harus lakuin itu. Sekarang gue bukan mau ngomongin orang lain, tapi terutama gue ngomongin diri gue sendiri lah ya untuk gue bisa intropeksi diri dari apa yang gue lakuin selama ini. Karena gue juga sering ngeluh, bahkan bukan sering lagi, mungkin seringnya ke-banget-an. Mau gimana lagi karena gue belum sadar gitu rasanya gimana gue nggak bilang TERIMA KASIH Ya ALLAH. Gue sangat percaya kalau Tuhan akan marah sama hamba-Nya yang nggak tau terima kasih.  Kenapa?? Kenapa??. Jawabannya gue aja manusia terus gue mungkin dikit aja bantuin orang, atau ngasih orang, atau nasehatin/bantuin urusan orang atau apalah. Nggak ada terima kasih dari orang tersebut. Sumpah, gue kesel banget. Apalagi Tuhan. Emang s...
Suatu malam dalam sendu Air mata ini mengalir Ada ketakutan, kegetiran, kekecewaan, kekhawatiran. kala itu, air mata ini jatuh Tatkala menahan suara sesak Tak ingin disaksikan oleh manusia lain Kesedihan tetap mengikutiku Tak dapatkah hati ini melupakan atau lari dari kesedihan ini Ibu... Ingin ku memeluk mu dan mengatakan semua ini. Kesedihan yang ku pendam Tak ingin sebenarnya engkau tau karena ku tau akan banyak jiwa yang terluka dengan kesedihan ku ini Selama ini mungkin gelak tawa yang selalu ku hadirkan didekatmu Tak ingin engkau sedih dengan kesedihan ku Tak tau bagaimana cara mengungkapkan agar tak membuat air mata ini tidak jatuh saat menceritakannya. Tak tau bagaimana cara ketika mendengarkan ku bercerita ibu tak ikut sedih. Bagaimana? Tak ingin satupun hati yang merasakan sedih dengan kesdihan yang dirasakan akibat kekhawatiran ini. Ibu.. Memang benar yang ibu katakan. Dunia ini akan mencekam jika tak punya tombak untuk melawan. Aku merasakan beratnya. Al...