Langsung ke konten utama

Postingan

Di masa depan tak ada yang dapat memprediksi Tak ada yang tau Tak ada yang akan menjamin Karena tak semua do'a yang akan terkabulkan Mungkin saja diganti dengan yang lain Mungkin saja dikabulkan diwaktu yang tepat Namun, yang ada hanya harapan yang selalu disebut di dalam do'a Mungkin saat ini memang hanya ada harapan Segelintir usaha dan seuntai do'a Tanpa lelah masih kalimat itu yang senantiasa terucap Keinginan yang semakin hari semakin ingin Mimpi-mimpi itu masih tetap hadir saat melihat matahari masih tetap bersinar Matahari memberi semangat, bahwa ia masih menemani Masih ingin bersama walapun sampai senja Ketika menatap langit, seraya selalu berkata dalam hati Wujudkanlah mimpi ini Ya Rabb Hanya Engkau yang Maha Pengasih yang akan mengabulkan untaian do'a Berharap harapan menjadi kisah bahagia Segala harapan ini semoga selalu mendekatkan diri kepadaMu Semoga tak menjadi perbuatan dan usaha yang sia-sia Bersungguh dalam setiap langkah hanya untu...
Postingan terbaru
Merangkai masa depan dengan indahnya hari ini. Selalu ingin mengukirkan keindahan setiap langkah untuk menyambutmu. Upayakan semua demi masa depan, salah satunya yaitu memperbaiki diri. Memperbaiki diri adalah hal yang terpenting dalam setiap menuju masa depan. "Barangsiapa yang mengenal dirinya, ia akan sibuk untuk memperbaiki diri daripada sibuk mencari-cari aib dan kesalahan orang lain." (Ibnul Qayyim) Tak akan indah jika diri ini masih seperti dulu yang tidak baik. Dalam menanti masa depan sibuk untuk memperbaiki diri. Waktu akan berlalu tanpa henti. Jangan sampai penyesalan yang menyadarkan jika sudah di ujung cerita Jika saat ini tanpa diiringin dengan perubahan dan kebaikan, mustahil untuk menyambut nan indah. Semoga kita senantiasa memperbebaiki diri kapanpun dan dimana pun. Setiap orang boleh memiliki masa lalu yang buruk. Namun, untuk masa depan kita dapat merubah situasi. #MenulisBukuBareng #siapberkarya #moveup #MBB1
Suatu malam dalam sendu Air mata ini mengalir Ada ketakutan, kegetiran, kekecewaan, kekhawatiran. kala itu, air mata ini jatuh Tatkala menahan suara sesak Tak ingin disaksikan oleh manusia lain Kesedihan tetap mengikutiku Tak dapatkah hati ini melupakan atau lari dari kesedihan ini Ibu... Ingin ku memeluk mu dan mengatakan semua ini. Kesedihan yang ku pendam Tak ingin sebenarnya engkau tau karena ku tau akan banyak jiwa yang terluka dengan kesedihan ku ini Selama ini mungkin gelak tawa yang selalu ku hadirkan didekatmu Tak ingin engkau sedih dengan kesedihan ku Tak tau bagaimana cara mengungkapkan agar tak membuat air mata ini tidak jatuh saat menceritakannya. Tak tau bagaimana cara ketika mendengarkan ku bercerita ibu tak ikut sedih. Bagaimana? Tak ingin satupun hati yang merasakan sedih dengan kesdihan yang dirasakan akibat kekhawatiran ini. Ibu.. Memang benar yang ibu katakan. Dunia ini akan mencekam jika tak punya tombak untuk melawan. Aku merasakan beratnya. Al...

Terima Kasih Masa Lalu

Engkau mengajarkan banyak pelajaran hidup dan memberikan perjalanan panjang. Sedih sakitmu membuat diri ini kuat walaupun kuatnya belum sempurna. Tempaanmu memipihkan ketakutan. Engkau mengajarkan merubah kesedihan dihati dengan gelak tawa yang di hadirkan. Engkau mengajarkan untuk selalu menghadirkan kebahagiaan. Perjalanan dengan pemandangan indah dan lika-likumu. Mengajarkan rasa syukur, kesabaran dan keikhlasan. Memberi tawa, suka, duka, tangis dan kesedihan. Tak jarang jiwa ini mengeluh, bersedih, kecewa. Namun, kau tak lelah menguatkan, mengajarkan dan menghargai setiap ceritamu. Karena rahmat Allah jiwa ini tidak berada dalam keputusasaan dan kegelapan. Bahwasanya Allah telah menyiapkan cahaya-cahayaNya yang terang di masa depan. Dunia ini akan mencekam jika tak punya tombak untuk melawan. Dan tombaknya hanya didapat dari masa lalu. [Terima kasih masa lalu] #MenulisBukuBareng #SiapBerkarya #Moveon #MBB1

Perihal Menulis

Perihal Menulis Menulis bukan perkara yang mudah. Namun, harus dengan keinginan, semangat, tekad, keberanian, dan optimis akan memulai menulis perlu disatukan untuk dapat menghasilkan tulisan. Tidak ada kata terlambat, tidak ada kata tidak bisa, dan tidak ada kata tidak biasa untuk menulis. Semua penulis hebat dulunya juga tidak bisa dan tidak terbiasa. Dengan memiliki semangat untuk selalu ingin menjadi pribadi yang berkarya dan tidak hanya menikmati karya orang lain saja. Bersyukur karena Allah beri semangat dan keinginan untuk menulis ini, bagus atau tidaknya itu bukan perkara yang harus dipikirkan. Yang tepenting sekarang mulai menulis saat ini juga. Jika menunggu kapan kita pantas untuk menulis, mungkin tidak akan ditemukan waktunya. Memantaskan diri bukan berarti menunggu waktu yang pantas. Namun, memulai dari sekarang untuk menjadi yang lebih pantas. Dengan menulis dapat berbagi pengalaman, pembelajaran, inspirasi, suka maupun duka. Terimakasih kepada penulis yang sudah mengi...

sendu di malam hari...

sendu di malam hari... sangat menikmati malam ini, entah kenapa rasa ingin untuk terjaga kuat sekali. sudah hampir seluruh manusia sudah tidur dan mata ini juga belum ingin terlelap. tiba keinginan untuk menata apa yang akan dilakukan esok harinya. dan kemudian ku ambil secarik kertas dan ku tulis apa saja yang akan di lakukan esok. sangat banyak yang ingin di capai esok hari nya, dengan hati yang optimis dan tekad yang kuat untuk berubah, supaya dapat menjadi manusia yang lebih bermanfaat, lebih memiliki tujuan dalam hidup, lebih ingin berbakti kepada orang tua dan keluarga, lebih ingin taat lagi kepada Allah. dan semoga yang di rencanakan malam ini dapat terwujud esok harinya. aamiin malam ini langsung ku tulis di blog ini, memiliki tekad untuk selalu menulis. akan ramai tulisanku di blog ini. ada atau tidak yang baca, tidak penting yang sangat terpenting adalah aku harus selalu menulis. agar tulisanku dapat menginspirasi banyak orang dan bermanfaat. aku berkeinginan memiliki sebu...

Ketika orang lupa kapan dia harus Ber-TerimaKasih

Mungkin sebagian atau kebanyakan orang nggak peka dengan ucapan TERIMA KASIH. Ya, mungkin bukan orang lain aja, termasuk gue juga pernah nggak acuh dengan ucapan itu. Ketika orang lain lupa kapan dia harus berteimakasih, gue mikirnya gimana ya. Heran aja sama orang yang di lupa kapan dia harus lakuin itu. Sekarang gue bukan mau ngomongin orang lain, tapi terutama gue ngomongin diri gue sendiri lah ya untuk gue bisa intropeksi diri dari apa yang gue lakuin selama ini. Karena gue juga sering ngeluh, bahkan bukan sering lagi, mungkin seringnya ke-banget-an. Mau gimana lagi karena gue belum sadar gitu rasanya gimana gue nggak bilang TERIMA KASIH Ya ALLAH. Gue sangat percaya kalau Tuhan akan marah sama hamba-Nya yang nggak tau terima kasih.  Kenapa?? Kenapa??. Jawabannya gue aja manusia terus gue mungkin dikit aja bantuin orang, atau ngasih orang, atau nasehatin/bantuin urusan orang atau apalah. Nggak ada terima kasih dari orang tersebut. Sumpah, gue kesel banget. Apalagi Tuhan. Emang s...